Apartemen Serpong Garden Terhubung Skybridge Stasiun Cisauk

Apartemen Serpong Garden terintegerasi dengan Stasiun Cisauk Melalui Jembatan Skybridge  hanya 25 Meter bagi penghuni ke Stasiun Cisauk. Apartemen Serpong Garden Memudahkan penghuni ke sentral bisnis seperti Jakarta, Sudirman, dan CBD yang di tempuh hanya dengan 45 menit saja via KRL.

Apartemen Serpong Garden Total Luas lahan  2,7 hektar, terdiri dari 5 tower ( Tower Cattleya & Tower Bellerosa, serta  Tower Diamanta 1 dan Tower Diamanta 2 ), total ± 5000-an unit, nilai investasi Rp 1,2 triliun.Serpong Garden Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektar, terdiri dari 5 tower (Tower Cattleya & Tower Bellerosa, serta 3 tower lainnya), dengan luas total lantai bangunan mencapai 171.000 m2 dan total ± 5000-an unit apartemen yang menelan investasi sebesar Rp 1,2 triliun.

Serpong Garden Apartment akan dibangun dalam beberapa tahapan dengan masa pengembangan selama 5 tahun. Rencananya, Serpong Garden Apartment akan mulai diserahterimakan secara bertahap pada kuartal IV tahun 2020.

Apartemen Serpong Garden hunian yang terintegerasi dengan Stasiun Cisauk untuk memudahkan penghuni menuju ke sentral bisnis seperti Jakarta, Sudirman, dan CBD yang di tempuh hanya dengan 40 menit saja via KRL Cisauk

Apartemen Serpong Garden adalah apartemen dengan konsep Transport Oriented Living pertama di Indonesia. Terintegerasi dengan kawasan Stasiun Cisauk dan mendukung LIVE - WORK - PLAY -CONNECT

39 Fasilitas Di Serpong Garden Apartemen.

TOTAL PENJUALAN APARTMENT

TOWER CATTLEYA 1500 UNIT

TOWER BELLEROSA 763 UNIT

TOWER DIAMANTA 1 - 700 UNIT

Transit Oriented Development?

" Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proyek pembangunan kereta ringan atau light rail transit (LRT) cepat diselasaikan untuk mengurai kemacetan di Jakarta dan Bandung. Presiden mencatat kerugian akibat kemacetan mencapai Rp35 triliun per tahun.

Dia menyebutkan, dalam setahun Jakarta mengalami kerugian akibat kemacetan sekitar Rp28 triliun. Sementara untuk jarak Jakarta-Bandung kerugian ditaksir mencapai Rp7 triliun. "

Ir. Joko Widodo
Presiden RI

" Semua stasiun di Jabodetabek akan dibangun rumah susun (rusun) berkonsep transit oriented development (TOD). Menurut dia, adanya rusun yang terintegrasi dengan transportasi membuat masyarakat beralih menggunakan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Sehingga, hal ini juga akan mempermudah manajemen lalu lintas di jalan raya. "

Budi Karya
Menteri Perhubungan

" 47,5 juta perjalanan di Jabodetabek, hanya 2% yang menggunakan transportasi umum, 75% menggunakan sepeda motor, dan 23% menggunakan mobil pribadi. Karena itu, lalu lintas di Jabodetabek masuk ke kategori kondisi macet gawat darurat. Karena itu konsep TOD diharapkan menjadi salah satu solusinya."

Bambang Prihartono
Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek